Sabtu, 16 Oktober 2021

Berita | Siswa-Siswi Al-Madinah Islamic Center KKMB Terbitkan Buku Perdana

 



NGEWIYAK.com, KAB. SERANG  Penerbit #Komentar luncurkan buku kumpulan cerpen karya siswa-siswi SMP dan SMA Al-Madinah Islamic Center KKMB, Serpong (Okt 2021). Setelah melalui proses pracetak yang panjang, kumpulan cerpen karya para penulis Peserta Program #Komentar Masuk Sekolah tahun 2021 ini pun dapat rampung dan diberi judul Satu Doa, Tak Satu Iman.


Buku kumpulan cerpen terebut mengusung tema "Toleransi dalam Beragama". Dalam buku ini terdapat 12 cerita pendek dari 11 penulis yang merupakan siswa-siswi SMP dan SMA Al-Madinah Islamic Center KKMB, Serpong. Sebelumnya, 11 penulis tersebut telah mengikuti pelatihan menulis cerpen secara daring melalui Google Meet pada bulan Agustus lalu. Pelatihan menulis cerpen tersebut dilaksanakan dalam 4 pertemuan setiap Jumat dan dibimbing langsung oleh Kak Sul Ikhsan.




“Siswa-siswi di sekolah Al-Madinah Islamic Center memiliki bakat yang sangat luar biasa dalam bidang kepenulisasn sastra. Awalnya saya tidak begitu menyadari potensi yang ada. Rasanya seperti menemukan mutiara yang terpendam,” ungkap Nur Azizah, S.Pd, Guru Bahasa Indonesia Al-Madinah Islamic Center yang juga merupakan guru penanggung jawab dari sekolah dalam kegiatan pelatihan menulis ini.

 

Tema "Toleransi dalam Beragama" yang diangkat dalam kumpulan cerpen ini pun sengaja dipilih oleh pihak sekolah sebagai langkah preventif  agar siswa-siswi tak salah dalam memahami kehidupan di tengah perbedaan keyakinan beragama.

 

“Tema cerpen yang mengangkat isu toleransi beragama adalah tema krusial dan sangat penting untuk ditulis serta disampaikan mengingat akhir-akhir ini banyak orang gagal paham tentang makna toleransi, sehingga melakukan perbuatan yang dapat merusak hubungan sesama umat beragama,” ujar H. Ramhad Lubis, M.A. selaku Direktur Perguruan Al-Madinah Islamic Center KKMB Serpong dalam kata pengantar buku.     

 

Terkait peluncuran buku hasil karya siswa-siswi Al-Madinah Islamic Center dan kegiatan #Komentar Masuk Sekolah, Direktur Penerbit Komentar sekaligus pendiri Komunitas Menulis Pontang-Tirtayasa, Encep Abdullah, memberikan apresiasi kepada peserta pelatihan dan seluruh pihak yang terlibat. Menurutnya, kegiatan #Komentar Masuk Sekolah harus terus digerakkan sebagai bentuk pengabdian diri dan komunitas terhadap dunia literasi.

 

“Dengan terbitnya buku karya anak-anak didik Ibu Azizah ini, semoga menjadi bagian dari spirit anak-anak yang lain untuk menulis dan memberi spirit kepada penulisnya sendiri,” ungkap Encep Abdullah.


Siswa-siswi yang menerima buku kumpulan cerpen tersebut merasa antusias dan senang nama mereka tertera di dalam buku sebagai penulis. Pihak sekolah juga berharap bahwa hasil karya siswa-siswinya tersebut menjadi pemicu semangat dan kreativitas untuk terus menghasilkan karya, bukan saja bagi penulis yang terlibat, melainkan juga bagi seluruh siswa Al-Madinah Islamic Center khususnya dan siswa-siswi lain umumnya.

 

Selain itu, buku kumpulan cerpen berjudul Satu Doa, Tak Satu Iman ini pun kabarnya dapat dimiliki oleh khalayak dengan membelinya boleh melalui pihak penerbit maupun langsung kepada pihak sekolah. Langkah ini dilakukan sebagai bentuk apresiasi kepada siswa-siswi yang terlibat sebagai penulis dan motivasi untuk siswa lainnya.


“Buku ini dijual sebagai bentuk apresiasi agar karya siswa-siswi menjadi lebih bermakna dan bermanfaat. Mudah-mudahan karya mereka bisa menginspirasi dan motivasi bagi yang lainnya,” tulis Ibu Azizah di status WatsApp-nya.

 

(Redaksi/Sul Ikhsan)