Sunday, March 15, 2026

Puisi-Puisi Ela Fatihah

Puisi Ela Fatihah



Saat Cuan Menjadi Kuasa


Konon dalam satu negeri seberang sana

Cuan pernah mejadi kuasa

Dari anak kecil tua renta

Mengundang semua investor untuk berpesta


Lihatlah Tuan, cuan tertawa untuk tangis anak bangsa

Tawa rakyat palsu belaka

Lihatlah Tuan, makanan bergizi itu meraja

Seorang guru berdiskusi hari

Untuk apa diantar tiap hari?

Padahal anak negeri sedang libur Idulfitri


Ada keuntungan ketika membuka kulkas 

Penuh dengan makanan satu keranjang

Ada kerugian, ternyata masakan Ibu jauh tahan lama 

Dan penuh kasih sayang


Cilegon,15 Maret 2026



Penuh Basa-basi Busuk


Karena tidak semua orang dikasih akses

Fokus ke growth bukan noise

Aku pilih memaafkan bukan karena perlakuan mereka pantas untuk dimaafkan

Sewajarnya menjadi manusia

Diam bukan berarti berisik

Bicara bukan berarti terusik

Biarlah Nona asyik dengan isi kepala sendiri

Biarlah Nona berdiri dengan atensi sendiri

Mode hemat energi

Ogah basa-basi

Sepertinya happy


Cilegon, 13 Maret 2026



Prasahur


Menjelang tengah malam, kami bergegas

Kendaraan yang ditumpangi sangat cepat

Beberapa paket hemat fried chicken kami pesan dan siap dihidangkan

Tapi kronologi itu membuat panik tak karuan

Pramusaji hilang arah, konon waktu yang dijanjikan tidak sesuai

Seketika muka pucat pasi tanpa tendensi 

Siapa yang salah?

Waktu yang salah?

Ah, sudahlah!


Cilegon, 11 Maret 2026


______

Penulis


Ela Fatihah, dilahirkan dan besar bersama kedua orang tua di Serang. Lahir 11 Januari 1990, kemudian berhijrah tempat setelah menikah dan berkembang biak bersama anak- anak lucu dan kriwil di Cilegon. Tidak pernah mendapat penghargaan apa pun dalam bidang sastra, lebih fokus sebagai penikmat sastra, penikmat senyum anak, dan penikmat uang suami. Cukup sekian dan terima gaji. 


Kirim naskah ke 

redaksingewiyak@gmail.com



Terimakasih telah berkomentar!