Jumat, 17 Juni 2022

Puisi-Puisi Eri Setiawan

 Puisi Eri Setiawan 




Hati-hati di Jalan, Puan (1)


Hati-hati di jalan, Puan

Biar nanti kukarang surat untukmu

Ketika musim ini telah berganti baju

Dan aku ingin sedikit berkelakar denganmu 


Sementara, sunyi akan berbuah menjadi anak dan cucu dahulu

Dan aku menjadi gemar menari

Menghitung sejarah yang mudah kuayunkan

tetapi, sukar untuk kutakar 


Hati-hati di jalan, Puan

Biar nanti kukarang senyum untukmu

Ketika halaman musim ini telah dilipat waktu

Dan aku ingin sedikit mengurai senyummu 


Dan pada jalan menuju pintu rumahmu,

Aku akan menanam kenangan

yang kelak daun-daunnya akan menjelma wajahku. 



Hati-hati di Jalan, Puan (2) 


Hati-hati di jalan, Puan

Barangkali perjumpaan akan kembali

Maka, dalam doa-doa yang kusut ini,

Aku ingin menyematkan kerinduanku

pada bulan

yang mungkin kelak akan kaupandang secara tidak sengaja

pada malam yang tenggelam. 



____

Penulis


Eri Setiawan, lahir di Banjarnegara pada 23 Januari 1993.  Buku novel pertamanya berjudul Bujuk Dicinta, Kenangan Pun Tiba. Selain itu, Beberapa karya, seperti cerpen dan puisi, pernah dimuat beberapa kali di media koran, seperti Suara Merdeka, Satelit Post, Radar Banyumas, Riau Post, dan lain-lain. Pun, beberapa karya sastra saya termuat di media online


Kirim naskah ke

redaksingewiyak@gmail.com