Puisi Budiawan D. Santoso
Orang Awam
Gambar-gambar menempel ke area mata. Aku ibu butuh obat cacing. Aku anak mau vitamin A.
Chairil Anwar tlah membuka buku.
Sapardi Djoko Damono tlah lelah.
Aku siapa yang belum mengenal terkenal,
pagi-pagi tlah dapat sodoran pelbagai puisi.
Cuci
A dan C. F juga D. Mau apa suara yang terbungkam penjara.
Aku butuh sunyi.
Aku mau bercinta.
Lain aku kepengin makan serta minum.
Mawar melati kenanga, dan rerumputan. Angin tak pernah diam apa membisu.
Itu: Kacang Tanah
Kecap sedap tlah terbuang. Tenggorokan tak sepi ludah.
Ada ruang dan diam yang ingin.
Itu
apa?
Pulang aku bersama ayah.
Bawa apa apa.
Kurebus bersama itu. Dalam dalam.
Dalam sujud sembah yang jarang bertemuan.
Mata Elang
Apa Amerika Serikat ada dalam hatimu?
Apa aku bersamamu?
Sepenggal cinta mencari, menunggu, yang kadang tersesat, tak mau arah.
Aku, Amerika.
Buang
Harta bendamu. Biar aku kamu,
menyatu.
Ah, aku merindu.
Ah, aku merupamu.
Ah, Tuhanmu apa Tuhanku,
tlah menyatu.
Januari- awal Februari, 2026
______
Penulis
Budiawan D. Santoso, penyair tinggal di pinggir kota Solo Baru, Kec. Grogol, Kab. Skh, Jateng.
Kirim naskah ke
redaksingewiyak@gmail.com

Terimakasih telah berkomentar!