Jumat, 04 Maret 2022

Berita | FMP Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Kota Serang

 


NGEWIYAK.com, Kota Serang -- Forum Mahasiswa Pontirta dan Sekitarnya (FMP) salurkan bantuan sembako kepada para korban banjir, tepatnya di RT 04, Kampung Karang Sambung, Desa Banten, Kecamatan Kasemen, Kota Serang, Kamis (3/3).


Sebanyak 57 paket sembako dibagikan secara langsung kepada para korban banjir. Sembako itu berupa beras, mi instan, dan air mineral. 


Menurut Ketua Umum FMP, Riyan Hidayatullah, terdapat 55 Kepala Keluarga (KK) yang terdampak banjir. Ia menjelaskan setelah sebelumnya melakukan survei ke lokasi. 


"Setelah keliling di beberapa tempat, kami menemukan Kampung Karang Sambung, RT 04. Kondisinya cukup memprihatinkan. Tinggi air di sana selutut orang dewasa. Lalu kami nanya jumlah KK ke salah satu warga, namanya Ibu Wulan. Katanya, di Kampung Karang Sambung, RT 04 ada 55 KK. Mengingat paket sembako kami cuma ada 57, jadilah kami salurkan bantuannya di sana," ujarnya. 


Sedangkan Sekertaris Jendral FMP, Nurhadi, mengatakan bahwa penyaluran sembako ini merupakan bentuk tanggung jawab atas galang dana yang telah dilakukan FMP selama dua hari. 


"Penyaluran sembako di Desa Banten merupakan bentuk dari tanggung jawab kami. Sekaligus itu amanat dari aksi galang dana yang sudah kami lakukan selama dua hari. Harapan Saya masyarakat Kampung Karang Sambung bisa terbantu, " ungkapnya. 


Curah hujan yang tinggi di Kota Serang, terhitung dari Senin malam sampai Selasa siang, mengakibatkan Kampung Karang Sambung terendam banjir. Bahkan menurut Ibu Wulan, salah satu warga di sana, pada awalnya banjir di Kampung Karang sambung sampai setinggi pinggang orang dewasa. Beruntung sehari berikutnya air mulai surut, sekitar selutut orang dewasa. 


"Waktu pertama banjir di sini, tingginya sampe sepinggang orang dewasa. Alhamdulillah, besoknya mulai surut jadi selutut orang dewasa," tuturnya. 


Ibu Wulan juga mengucapkan terimakasih kepada FMP atas penyaluran sembako kali ini. 


"Selaku perwakilan masyarakat Kampung Karang Sambung, Desa Banten, Ibu cuma bisa bilang nuhun ke adik-adik mahasiswa, " pungkasnya.



(Redaksi)