Monday, July 3, 2023

Karya Siswa | Jubah Mimpi | Puisi Najma Fasiha

Puisi Najma Fasiha



Sayup-sayup di antara angin malam

Dingin menembus tubuh kecilku

Menahan kantuk lelah dan letih

Sambil meraupi tubuh dengan hangatnya mimpi


Di puncak rasa ingin menyerah

Ribuan mimpi menembus hatiku

Seumpama anak panah yang meluncur deras menerobos angin


Kutatap seorang anak muda

Compang-camping sungguh pakaiannya

Namun, ia berdiri tegak dengan senyumannya

Ah, ingin kulihat dunia dari jiwanya


Kutatap kedua matanya

Sayu namun bergelimang mimpi

Oh, seperti inikah seorang pemimpi memandang dunia?


Ingin rasanya kupadamkan mimpi ini

Namun tanpa semangat dan mimpi orang seperti kita akan mati


Sudahlah cukup kisahku membutakan orang

bak kabut dingin di hadapan pohon kehidupan

Tapi janganlah pesimis melumpuhkan langkahku 

dan membutakanku dari jalan kemerdekaan


Apabila takdir telah dituliskan untukku

Sungguh aku akan membuat takdir yang baru

Dan bila namaku tidak ada dalam sejarah

Maka aku akan mengukirnya sendiri


Bahkan bila Tuhan telah menuliskan kegagalan di akhir

Maka masa sekolah adalah masa untuk menentang Tuhan


Hei, anak muda berhati kosong!

Lamunanmu tidak akan memecahkan

Bahkan mentari takkan tercipta tanpa bara api yang membakar


Mungkin sekarang ilmuku hanyalah setetes air di tengah samudra pengetahuan

Mungkin sekarang aku hanyalah seekor pungguk buta dan mimpi-mimpi itu masih rembulan

Namun salahkah seorang pemimpi mengharapkan bintang?


2023


______

Penulis


Najma Fasiha, lahir di Serang, 27 Okt 2007. Bersekolah di SMAN 1 Pontang, baru naik ke kelas XI. Hobinya observasi. Ia tinggal di Kp. Begog.


Kirim naskah ke

redaksingewiyak@gmail.com