Remang
Aku adalah remang dari guguran daun-daun
yang menemani musim semimu
dengan pagar-pagar kesanggupan
yang mengitari semak-semak waktu.
aku jatuh di antara ruas angin
tak sanggup memikul sajak
yang kubawa gugur
menuju akar semestamu.
fajar jinggaku adalah remah-remah cahaya
yang bertengger di ranting bebunga pagi
ia menenggelamkanku ke dasar matamu:
jagat paling abstrak,
paling letih,
dan tega.
Pancor 25
Penulis
Kha. Majdi, lahir di Lombok, Nusa Tenggara Barat pada 9 Agustus. Kuliah di Institut Agama Islam Hamzanwadi Pancor, Lombok Timur. Aktif berorganisasi di Himpunan Mahasiswa Nahdlatul Wathan Diniyah Islamiyah. Ia menulis cerpen, puisi, dan esai di beberapa media online.

Terimakasih telah berkomentar!